MENGENANG MASA KECILKU

Kali ini saya akan menceritakan tentang lika liku kehidupan saya

 kita mulai ceritanya ya wak....semoga menarik...

Perkenalkan nama saya sanjaya, saya lahir di lampung  tanggal 15 Juni 1997. ibu saya adalah seorang mualaf yang berdarah cina dari daerah bangka belitung, dan ayah saya adalah seorang anggota kepolisian aktif, Saya adalah anak ketiga dari empat saudara laki laki

Masa  muda

Masa kecilku tidaklah seperti yang mungkin anak lain rasakan, ayah saya yang mana anggota kepolisian selalu menerpkan aturan yang keras kepada saya sedari kecil, ketika saya kecil jika melakukan kesalahan dan diketahui oleh ayah pasti beliau langsung memaki bahkan tidak segan untuk memukul . Pernah suatu saat dulu saya telat pulang kerumah karena waktu pulang sekolah bersama teman teman kecil saya menyempatkan diri untuk berenang ala anak perkampungan (mandi kali) oleh karenanya saya telat hinggal 1 jam lamanya.
Dan akhirnya ketika saya pulang ayah sudah menunggu dengan sapu ijuk beserta ikat pinggang andalan nya...,pada hari itu ayah saya bak koboi memutar tali ikat pinggang dengan gaya khas nya dan memberi pelajaran kepada saya
Berlanjut kehari-hari setelahnya , saya pun sudah beranjak ke umur yang ke 12 jalan 13 tahun tepatnya masa smp waktu itu memang kehidupan saya benar-benar masa yang sangat sulit. Pada waktu itu saya minder untuk pergi ke kantin karena masalah uang jajan yang cukup sedikit, maklumlah orang tua modelnya  hanya memenuhi kubutuhan barang barang bukan uang yah jadi harus bersyukur aja..pernah suatu hari karena keterbatasan uang jajan manfaatin bakat terpendam, ya bakat terpendam gua yaitu bermain kartu remi hehe.. jadi ceritanya pas istirahat sekolah, saya beserta kawan kawan nongkrong tuh di parkiran samping sekolah, nah tiba tiba temen yang namanya rully tuh ngeleuarin kartu remi dari kantongnya dan akhirnya saya dan rombongan iseng iseng nih main, dan berawal dari iseng iseng mulai lah ketaruhan kecil dan akhrinya hari itu saya membawa uang sebesar 100 rb, sampai akhirnya kegiatan itu kami lakukan hampir setiap hari di kelas 1 dan 2 smp, yang akhirnya berhenti di kelas 3 karena peraturan sekolah mulai ketat dan gak boleh nongkrong lagi di parkiran samping.

sekian dlu ya teman teman ceritanya, kita sambung lain waktu terimakasih...

Komentar